IBX59D646011D333

3 Metode Penggalian Data untuk Membuat Sebuah Berita Harian

Dalam sebuah berita, baik itu berita harian yang ditayangkan di media daring ataupun media massa yang lain, data menempati posisi yang penting. Dengan adanya data yang baik, maka fakta dalam berita menjadi benar-benar terasa nyata dan benar adanya. Dengan adanya data ini juga, penulis bisa menyampaikan informasi yang benar kepada pembaca.

Wawancara

Ada beberapa metode penggalian data yang biasanya dilakukan seorang wartawan dalam membuat berita. Metode ini dilakukan bertujuan untuk mendapatkan data yang benar dan menunjang berita yang akan mereka buat. Lalu, sebenarnya bagaimana metode penggalian data yang mereka lakukan itu?

1. Observasi
Salah satu metode penggalian data yang dilakukan seorang wartawan adalah observasi. Biasanya, metode ini dilakukan dalam tahap awal pencarian data tentang suatu peristiwa. Pengamatan ini memerlukan kepekaan yang baik dalam mengamati dan membaca realitas yang ada sehingga mendapatkan detail-detail kejadian yang dibutuhkan.

Melakukan observasi memerlukan daya amatan yang kritis, luas serta tajam dalam memperlajari sebuah objek yang mereka hadapi. Seorang wartawan amatir biasanya akan sulit melakukan ini, namun bukan berarti mustahil, ya! Sifat penggalian data melalui observasi ini hasrus langsung dan orisinil.

Langsung dalam artian amatannya tidak berdasarkan teori, pikiran, ataupun pendapat. Wartawan harus menemukan langsung apa yang hendak dicarinya. Sedangkan orisinil artinya adalah hasil observasi itu memang dihasilkan oleh dirinya sendiri, bukan dilaporkan oleh orang lain.

2. Wawancara
Teknik penggalian data untuk menghasilkan berita harian terkini selanjutnya adalah wawancara. Wawancara adalah sebuah aktifitas yang sering dilakukan oleh seorang wartawan dalam memperoleh data. Seorang wartawan tak bisa mengandalkan hasil observasi dalam menulis berita. Mereka harus tetap melakukan wawancara untuk mendukung berita itu.

Sebab, dengan melakukan wawancara, wartawan akan memperoleh kelengkapan data tentang peristiwa atau fenomena yang terjadi. Mereka juga bisa mendapatkan kebenaran data dari hasil observasi yang telah mereka lakukan. Tujuan utama dari melakukan wawancara ini adalah untuk merekontruksi kejadian yang hendak diberitakan.

Ada banyak teknik wawancara yang bisa dilakukan seorang wartawan. Misalnya saja teknik menguasai masalah. Ini bisa dilakukan untuk menghindari miss-understanding dari narasumber. Wartawan juga bisa mengajukan pertanyaan yang spesifik yang membuatnya mengarah pada topik. Terakhir, tak boleh menggurui dalam wawancara tersebut.

3. Studi Literary
Terakhir adalah metode studi literary. Metode penggalian data untuk berita harian ini dilakukan dengan memanfaatkan data-data yang sudah terdokumentasi sebelumnya. Pencarian data ini bisa dilakukan karena mempertimbangkan keabsahan dari suatu peristiwa yang dapat dipertanggung jawabkan.

Misalnya dengan mencari data mengenai Keppres, Tab MPR, Undang-Undang dan masih banyak lagi. Hal seperti ini jelas tak bisa didapatkan dengan mengandalkan pengamatan ataupun wawancara, kan? Namun, harus diingat, data-data yang bisa didapat dari teknik penggalian data ini haruslah yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan.

Anda bisa memperoleh data tersebut dari berbagai media. Misalnya saja koran atau majalah, buku, kamus, ensiklopedia, biografi, tesis atau disertasi, jurnal maupun internet. Namun, Anda harus hati-hati dalam memanfaatkan data yang sudah ada ini. Anda benar-benar harus mempertimbangkan validitas datanya.

Nah, itulah beberapa metode yang biasanya dilakukan seorang wartawan dalam mencari data untuk berita harian yang mereka tulis. Memang, sulit menjadi seorang wartawan. Mereka harus bisa menghasilkan berita yang berkualitas dan bisa dipertanggungjawabkan keabsahannya. Tapi, mereka sangat membantu Anda dalam mendapat info terbaru, kan?

0 Response to "3 Metode Penggalian Data untuk Membuat Sebuah Berita Harian"

Post a Comment

IBX59D646011D333