IBX59D646011D333

Berikut Langkah Tepat Mengajukan KPR Di Bank

KPR merupakan kepanjangan dari Kredit Perumahan Rakyat yg mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. KPR menjadi product dari bank yang bersifat pelayanan pembiayaan utk pembelian tempat tinggal melalui langkah credit. Program ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat yang ingin memiliki tempat tinggal layak huni serta harga yg terjangkau, terdapat banyak skema subsidi yg di sediakan oleh pemerintah. Layanan hutang ini terdiri dalam KPR utk pembelian tempat tinggal tapak serta tempat tinggal susun (rusunami). Salah satu keunggulannya adalah suku bunga 5 persen selama jangka periode credit, uang muka dimulai dari 1 persen, dan jangka periode hutang (tenor) maksimal 20 th.

KPR

Tidak hanya itu, KPR ini sudah mendapat perlindungan asuransi jiwa serta asuransi kebakaran dan memiliki jaringan kerja sama yg luas dengan pengembang di semua wilayah Indonesia.

Persyaratan Yang Harus Anda Lakukan

Untku system pengajuan kredit perumahan rakyat online ini, masyarakat harus seorang warga Indonesia serta menetap di Indonesia dan sudah berumur minimal 21th atau sudah menikah. Penghasilan atau pendapatan pokok pemohon tidak bisa lebih dari dari Rp 4 juta utk pengajuan tempat tinggal tapak atau Rp 7 juta utk pengajuan rumah susun (rusunami). Pemohon harus sudah bekerja atau usaha sekurang-kurangnya 1 th. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT), Pajak Pendapatan (PPh)  yang sudah diatur dalam perundang-undangan yg berlaku. Terakhir, pemohon harus menandatangani Surat Pernyataan di atas materai dengan biaya provisi 0,5 persen, biaya administrasi Rp 250. 000, serta biaya notaris.

Kelengkapan Dokumen Yang Disediakan

Sebelum pengajuan KPR, persiapkan berkas-berkas berikut ini.

1. Form Penerapan Credit ditambah Pas foto terbaru Pemohon serta Pasangan
2.  Foto kopi KTP Pemohon serta Pasangan, Foto kopi Kartu Keluarga, Foto kopi Surat Nikah/Cerai
3. Slip Penghasilan Terakhir/Surat Info Pendapatan, Foto kopi SK Pengangkatan Pegawai  Masih/Surat Info Kerja utk pegawai.
4.  SIUP, TDP & Surat Info laporan Keuangan 3 bln terakhir utk wiraswasta.
5.  Foto kopi NPWP
6.  Foto kopi Rekening Koran/Tabungan 3 bln terakhir
7.  Surat Pernyataan belum memiliki tempat tinggal dari pemohon serta pasangan
8. Surat Pernyataan belum pernah merima subsidi tempat tinggal dari pemerintah yg di buat pemohon serta pasangan

Keputusan Penghunian Dalam Mengajukan KPR
Tempat tinggal yg di ajukan lewat KPR Subsidi seharusnya dimanfaatkan menjadi hunian atau rumah oleh orang yang memiliki tersebut. Seandainya yg memiliki meninggalkan tempat tinggal atau rumah dengan cara terus menerus sepanjang 1 th, tanpa ada penghuni. Menurut persetujuan, pemerintah berwenang mengambil alih kepemilikan tempat tinggal itu.

Memang pelayanan KPR merupakan area dari pelayanan KPP (Kredit Pemilikan Property), yg juga menawarkan pelayanan KPA (Kredit Pemilikan Apartemen).KPR sangat membantu masyarakat yg ingin memiliki tempat tinggal sendiri, tetapi utk pembelian secara langsung/cash masih terbatas.
Walaupun KPR mudah ditemui, tdk ada salahnya jika membeli tempat tinggal itu disesuaikan dengan kepentingan serta kapabilitas saja. Akan menjadi kurang bijaksana seandainya tempat tinggal yg utama diambil bank lantaran tersendat permasalahan KPR tersebut. Andaikan Anda sudah memperoleh perjanjian utk pembelian tempat tinggal itu, jadi Anda perlu ingat dan kenali bagaimana cara mengatur IMB tempat tinggal agar statusnya menjadi legal.

0 Response to "Berikut Langkah Tepat Mengajukan KPR Di Bank"

Post a Comment

IBX59D646011D333